-->

Perbedan Open Source dan Close Source beserta Contohnya


Perbedan Open Source dan Close Source - Sebuah komputer akan bekerja jika memiliki sistem operasi, karena Sistem operasilah yang akan melakukan pengendalian ke perangkat keras, bukan hanya komputer namun juga device lain seperti smartphone memiliki sistem operasi. Seringkali kita menggunakan berbagai macam sistem operasi, namun sebagian dari kita yang belum paham betul ataukah mungkin belum bisa membedakan yang mana Sistem operasi bersifat Open Source (Gratis) dan yang mana bersifat Close Soure (berbayar) ataukah juga tidak mengerti sama sekali tentang kedua hal tersebut. Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan secara sederhana Perbedaan mendasar kedua sifat sistem operasi tersebut.

Sistem Operasi - sebelum melangkah jauh, kita ulas sedikit apa yang di maksud dengan sistem operasi. Sistem Operasi adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengontrol, mengedalikan serta memanajemen dari perangkat keras agar memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk pengguna. Jadi dapat di katakan sistem operasi ini adalah sebuah Penghubung antara Pengguna dan Perangkat Keras.

   Usai membahas sedikit pengertian dari sistem operasi maka kita akan membahas 2 sifat sistem operasi. Sudah di katakan sebelumnya sistem operasi terdiri dari dua sifat yaitu Gratis dan berbayar.



Open Source - Open  Source adalah sebuah sistem operasi di mana isi dari kode programnya bersifat terbuka serta di sediakan oleh para pengembangnya secara umum agar dapat di pelajari, diubah maupun di kembangkan. Colll..!!! :).
Namun jika ada sebuah software dimana pengembangkan tidak mengisinkan untuk disebar luaskan, dimodifikasi dan lain sebagainya maka itu bukanlah sebuah Open Source. Namun perlu juga di tanda kutipkan, bahwa ada juga varian dari Sistem Operasi Open Source yang tidak di sediakan secara gratis contohnya RedHat Linux, yang juag merupakan salah satu vendor linux yang tidak disediakan secara gratis penuh namun perlu mengeluarkan sedikit biaya untuk membeli programnya. Seperti yang saya dengar dari teman-teman yang lainnya, bahwa fungsi di adakan open source ini adalah untuk menghilangkan ikatan atau ketergantungan terhadap para vendornya, jadi seakan-akan para vendor tidak lagi memiliki kuasa akan Sofware atau sistem operasi yang kita gunakan. It's good..!!
  Tetapi perlu di perhatikan, kita telah di berikan kebebasan akan OS tersebut, namun kita harus mempertanggungjawabkan secara bersama dan tidak menghilangkan hak cipta pembuatnya.

Adapun kelebihan dan kekurangan  dari Open Source tersebut:

1# Kelebihan

  1. Pastinya Gratis.
  2. Meliki system yang Aman seperti dari Malware
  3. Bebas untuk mengubah, medofikasi dan mengembangnkan.
  4. Lebih mudah memperbaiki Bug yang terjadi
  5. Banyaknya komunitas-komunitas dan dukungan dari pengembang yang tersebar
  6. Lisensi yang juga bersifat Gratis
2# Kelemahan
  1. Karena Gratis jadi tidak ada Garansi dari pengembang
  2. Tidak adanya HAKI
  3. Masih sedikit orang yang menggunakannya :)
  4. Pengoprasiannya yang agak sulit dan ini mungkin alasan no.3 
Contoh dari Open Source adalah Unix Family, Linux Family(Kecuali yang di sebutkan sebelumnya), dan juga Android.


Close Source - Close Source adalah lawan/kebalikan dari Open Source. Dimana sumber codenya tidak di perkenankan untuk di buka secara Umum. dimana pemiliknya membagikan source code secara Lisensi comersial (berbayar) namun ada juga yang mau membagikan secara gratis. Pendistribuasian hanya di lakukan oleh Vendor pembuat, jika ada pendistribusian yang bukan dari Vendor Program pembuat, tidak salah lagi itu adalah Sofware hasil Bajakan.!

  Jika teman-teman mendapatkan sofware yang semestinya di beli, namun teman-teman bisa menggunakan secara gratis maka itu hasil Bajakan. :)
Bajakan bagus loh. Gratis..!! :)

1# Kelebihan
  1. Lebih mudah di gunakan, oleh karena itu lebih banyak SDM yang menggunakan
  2. Terjamin dalam segi Kestabilan 
2# Kekurangan
  1. Tidak Gratis Coyy. :)
  2. Lebih mudah di sergap Malware, Oleh karena itu butuh Antivirus yang Handal
  3. Pengembangan yang terbatas
Contoh dari Close Source adalah Windows Family 

Semoga Membantu.
jangan lupa tinggalkan komentar di kolom komentar jika membantu..
 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to " Perbedan Open Source dan Close Source beserta Contohnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel